Found myself
Pajak Bertutur 2019
'Guru, baktimu tiada tara'
SMA Negeri 1 Sukamulia
22 November 2019
'Guru, baktimu tiada tara'
SMA Negeri 1 Sukamulia
22 November 2019
Hai Hai Hai
Selamat berakhir pekan teman – teman dan diriku. Hehe..
Inget ya kalian dipostingan sebelumnya aku pernah bilang “Kalian
akan menangis terharu kala memahami apa yang digariskan untukmu”. So trueee!!
Dan aku merasa bersalah pernah mempertanyakan kenapa aku harus ‘dibuang’ ke
kantor baru saat aku begitu sangat nyaman dengan lingkungan dan rekan – rekan kerja
sebelumnya. Astagfirullah.
Dan aku baru memahami dari pertanyaanku hari ini. Allah tidak
suka melihat hambanya hanya lenye lenye
tanpa tanggungjawab dan ga ada aktifitas bermanfaat. Salah satu seniorku di
kantor bilang gini “akan ada banyak lagi untuk pertama kalinya disini Ke”.
Aku hitung, dalam 3 minggu aku disini ada berapa banyak untuk pertama kalinya yang aku lakuin.
- Pertama kali sejak aku kerja bener – bener punya tanggungjawab atas pekerjaanku sendiri
- Pertama kali tau yang namanya canvassing dan gimana caranya gali potensi pajak
- Pertama kali harus ngevlog demi konten sosmed kantor
- Pertama kali harus jadi MC informal
Mungkin bagi sebagian orang ini gapenting – penting banget. Tapi
bagiku, ini adalah titik balik aku menyadari potensiku sendiri. tau ga
semingguan ini aku kayak merasa punya tekanan batin. Ini bukan pertama kali aku
diamanahi untuk membawakan sebuah acara, tapi diacara informal ? tanggungjawab
untuk menghidupkan suasana berada dipundak si kaku ini. Aku selalu iri sama
orang – orang yang jago banget buat cairin suasana karna aku merasa aku
gabakalan bisa ngelakuin itu. Aku terlalu serius, terlalu pendiam dan terlalu
kaku untuk hal – hal seperti itu. H-1 sebelum acara aku diingatkan oleh
atasanku kalau aku harus berkarya. Aku harus menchallenge diriku sendiri. dan aku bisa merasakan kekhawatiran
beliau apa aku bisa ngelakuin apa yang beliau amanahkan dengan baik. Lebih lagi
waktu gladi bersih, suaraku ga mau keluar. Sampai satu jam beliau menunggu,
ingin memastikan aku bisa membawa acara atau tidak. Hhh...
Suaraku akhirnya bisa
keluar demi rasa bersalah dan ga enak ke beliau. Ditambah celotehan salah satu
rekan kantorku “udah si Ke, gausah terlalu berusaha untuk gila – gilaan banget,
karna pada dasarnya kamu memang gila wkwkwk. Be yourself.” OKK siap!!
Daaaan, today. Terserah kata orang tapi aku puas. Aku sudah
melakukan semaksimal mungkin yang bisa aku kasih untuk acara ini.
Satu, aku cuma butuh satu orang yang merasakan kalau aku
berhasil hari ini. Aku. diriku sendiri.
“good job. Saya ngga nyangka Ike, kamu sebagus itu. Siap –
siap untuk acara selanjutnya” – beliau
“Terimakasih Ike, hari ini kamu luar biasa. Bangga sama
usahamu”
“Terima kasih kak, kami terhibur”
“Lancar jaya Ke”
“Tidak habis pikir, tapi kamu memang gila Ke”
“Bagus mbak”
Sebagai bonus dari yang lebih – lebih bekerja keras untuk
hari ini, Terima Kasih.
Puji syukur. Alhamdulillah. Terimakasih yaaAllah, I found myself.
I promise myself,
aku gak akan berhenti berkarya. Aku ga akan sekalipun meragukan takdir yang Allah
gariskan. And i will never ever
meragukan potensi diriku lagi.
Terdengar arogan ? What
ever! I didnt mean to.



Komentar
Posting Komentar